Ebeg Tirto Budoyo

2
568

Piasa Kulon seperti desa desa lain di pulau jawa yang kental akan seni dan budaya.Seni dan budaya sudah melekat di jiwa masyarakat ,berbagai jenis seni dan budaya banyak dan mudah kita jumpai. Salah satu seni dan budaya masyarakat di daerah Banyumas dan sekitarnya adalah Kuda lumping/ebeg/jatilan, begitu banyak grup kuda lumping/ebeg yang ada di Banyumas. Salah satunya adalah grup “Tirto Budoyo” yang ada di desa Piasa Kulon, Kecamatan Somagede Kabupaten Banyumas. Grup ini sudah eksis lama di pagelaran seni di Banyumas. Grup yang di ketuai oleh Bapak Goto ini sudah sering tampil di berbagai acara baik hajatan maupun acara yang di adakan oleh instansi pemerintah.

Beberapa penari akan memulai pentas .
Berkolaborasi dengan seni lengger.

Pentas di depan aula balai desa Piasa Kulon.

Pentas di hajatan warga.

Ebeg adalah seni tarian yang menggambarkan latihan perang prajurit mataram untuk melawan Belanda. Latihan ini di modifikasi oleh para pelaku seni pada waktu itu untuk membakar semangat rakyat. Peralatan yang di pakai antara lain kuda kepang yang terbuat dari bambu yang di anyam dibentuk menyerupai kuda.Alat alat musik yang di gunakan antara lain : saron, kendang, gong dan lain lain.lama pertunjukan sekitar 2-4jam.

Lagu lagu yang sering dinyanyikan untuk mengiringi tarian ebeg antara lain : ricik ricik,ijo ijo,blendrong,eling eling,waru doyong ,tole tole dan masih banyak yang lain.

Penayagan sedang mengiringi tarian ebeg

Keunikan tarian ebeg adalah ketika para penari ebeg mengalami trans(kerasukan/mendem) yang membuat penari seperti diluar kendali.

Penari sedang menari membentuk lingkaran


Penimbul sedang meniup dupa.


Mendem.

Ebeg merupakan seni budaya yang asli dari jawa banyumasan.

Mendem

Mendem.

Ebeg merupakan budaya yang harus di lestarikan semua pihak baik masyarakat maupun pemerintah,selain sebagai hiburan masyarakat juga bisa sebagai daya tarik wisatawan yang merupakan aset di suatu daerah.Salam Budaya

2 KOMENTAR

  1. Ebeg merupakan kesenian tradisional yang s.d saat ini masih hidup dan berkembang, di Desa ku juga ada group kesenian tradisional Ebeg..
    Maaf masukan Kang Miswanto, tulisan full gambar (sangat bagus) bisa menggambarkan bagaimana kesenian ebeg tsb. alangkah baiknya juga diringi dengan tulisan dengan narasi lebih wooow… nanti akan lebih sempurna..
    SEMANGAT, Lanjuuut…

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar Anda
Silahkan isi nama Anda disini